RSS

Thursday, April 28, 2011

Pacaran.... No way!!! Final

Malu aku malu... pada semut merah...
Yang berbaris di dinding menatapku curiga
Seakan penuh tanya sedang apa disini..
Menanti pacar jawabku...

Sungguh aneh tapi nyata, itulah sebuah relita yang disajikan oleh anak-anak muda saat ini. Lagu Alm. Oppa Chrisye ini mungkin hanya gambaran kecil betapa indahnya kisah-kasih di sekolah. Sebuah kisah cinta monyet yang dilakoni oleh dua sejoli berseragam. Aneh...tapi itulah cinta...
Cinta dan pacaran sebenarnya dua hal yang berbeda namun kebanyakan pacaran selalu dikaitkan dengan cinta. Ya iyalah...kalo tidak cinta bahasa halusnya suka. Suka sesama lawan jenis itu fitrah. Malah fitrah terindah. Karena itu memang tujuan Allah menciptakan manusia untuk berpasang-pasangan.
Tapi...lha kok ada tapinya... Tujuan Allah menciptakan manusia berpasang-pasangan bukan untuk menambah kemaksiatan dimuka bumi. Toh Allah juga melarang kita untuk berdua-duaan sesama yang bukan muhrim di surat cintanya ini: "Dan janganlah kamu mendekati zina: sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (QS. Al-Isra: 32)
Maksud ayat ini, janganlah kamu melakukan perbuatan-perbuatan yang bisa menjerumuskan kamu pada perbuatan zina. Di antara perbuatan tersebut seperti berdua-duaan dengan lawan jenis ditempat yang sepi, bersentuhan termasuk bergandengan tangan, berciuman, dan masih banyak lagi...
Yah..walaupun sekarang ada istilah baru yang keren dan super beken "Pacaran Islami" yaitu pacaran ala islam. Memang sih didalam Islam ngga ada Ayat Al-Qur'an ataupun hadist yang menerangkan tentang pacaran. Tapi sudah deh... jangan main api kalo ngga mau terbakar. Ingat..syetan punya 1001 macam cara. Seindah dan sekuat apapun bugkusnya, pasti syetan dapat melihat isinya. Apakah kita yakin pacaran secara islam yang kita jalani itu bakal semulus dan sebersih yang kita harapkan???Walaupun dibungkus islam masih banyak sisi yang dapat dipanah oleh syetan, 2 contohnya:
1. Pandangan
    Benar kata pepatah dari mata turun kehati.... mata itu mata panah syetan dan pandangan itu pengutus fitnah yang sering membawa kepada perbuatan zina. Oleh karena itu Allah berfirman, "Katakanlah kepada laki-laki mukmin hendaklah mereka memalingkan pandangan (dari yang haram) dan menjaga kehormatan mereka.....Dan katakanlah kepada kaum wanita hendaklah merekameredupkan mata mereka dari yang haram dan menjaga kehormatan mereka..." (QS. An-Nur: 30-31)
2. Dandan
    Ini bagi para hawa lho...siapa sih ngga mau tampil cantik didepan pasangan, tapi kalo depan yang halal seperti suami itu pahala.... bagaimana kalo bukan?? Silakan check tulisan mar'ah sholehah, disitu sudah saya tulis  seorang wanita sholehah wajib untuk menjaga aurat dan dilarang memakai pakaian yang mempertontonkan bentuk tubuhnya, kecuali untuk seseorang yang halal baginya yaitu suami. Bahkan dalam hadis dikatakan bahwa wanita yang keluar rumah dengan berpakaian yang mempertontonkan lekuk tubuh, memakai minyak wangi yang baunya semerbak, memakai "make up" maka di setiap langkahnya dikutuk oleh para Malaikat, dan setiap laki-laki yang memandangnya sama dengan berzina dengannya. Di hari kiamat nanti perempuan seperti itu tidak akan mencium baunya surga, wah..wah..apa lagi masuk surga kalo mencium baunya juga gak bisa...

So...so...
Pilihan ada kepadamu!!!
Saran saya si daripada pacaran lebih baik pengajian... biar si syetan pada terbakar..
Kalo ngga tahan yah puasa, karena puasa akan menjaga diri kita..
Kalo ngga tahan lagi... bilang papi mami "Ane mau nikaaaah."

Pacaran.... No way!!! Part 1

Kata 'pacaran' mungkin sudah sangat populer bahkan lebih populer dari nama presiden Indonesia itu sendiri. Dari kota sampai pelosok desa, dari yang ahli bahasa sampai yang buta baca, dan dari dewasa sampai anak TK tau apa itu pacaran. Pacaran itu berdua-duaan dengan orang yang kita suka, jalan-jalan berdua, pokoknya dunia milik berdua.
Pacaran adalah virus yang saat ini ngga ada obatnya. Virus yang bisa buat orang gila bahkan mati muda. Ya iyalah..mati muda, diputusin pacar, putus asa dan akhirnya jadi gila. Tragisnya sampai harus kehilangan nyawa bahkan dua nyawa bagi wanita.
Ya..ya..pacaran, begitu mendunia. Bahkan merubah dunia menjadi surga ketika lagi berdua. Hingga ngga nyadar ada yang ketika dengan bisik rayunya membisikkan kenikmatan yang mengantar ke neraka. Ngga percaya? Simak deh hadist Rasulullah saw berikut ini:
"Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan sekali-kali dia bersendirian dengan seorang perempuan yang bukan mahramnya, karena ketiganya adalah setan." (HR. Ahmad)

Hati-hati aja kali...kemungkinan itu bisa terjadi. Apalagi syetan punya 1001 satu cara buat menyesatkan. Malah terkadang dengan sesuatu yang kita anggap bener. Namanya juga syetan...
Sudah deh... say no untuk pacaran!!
Lebih baik sholawatan daripada berduaan kan...
Dapat pahala dan jauh dauh dari syetan.

Monday, April 25, 2011

Bidadari Dunia

Ternyata menunggu itu menyenangkan jika di isi dengan hal-hal bermanfaat. Sambil menunggu bel pulang, terbesit keinginan untuk menulis dan tujuannya biar bidadari-bidadari yang disurga cemburu …
Dengan siapakah bidadari surga yang bermata jeli itu cemburu?
Jawabannya adalah kita, sang bidadari-bidadari dunia.
Wahai wanita.. kita memang tak cantik secantik bidadari surga yang bermata jeli
tetapi tahukah kamu betapa irinya mereka dengan kita
ketika melihat wanita-wanita yang hidup dunia yang  berinteraksi  dengan bebas tetapi tetap menjaga diri.
Wanita-wanita yang senantiasa menutup auratnya 
Wanita-wanita yang menghiasi bibirnya dengan lipstik dzikir dan senyuman yang indah.
Menjaga lisan dengan perkataan yang baik dan membaca kitabullah.
Menghiasi wajahnya dengan air wudhu dan tawadhu.
Menjaga pandangan sehingga menjadi indah
Tetap cantik dengan beribadah dengan hati iklhas dan berserah diri hanya untuk Allah.
Tetap pintar dengan  menuntut ilmu tanpa melupakan takwa dan iman.
Menikah untuk menyempurnakan agamanya..
Kemudian setia dan patuh kepada suami
Senantiasa menjaga aib suaminya.  
Tetap menjaga diri ketika suami pergi.
Mengandung  dan membesarkan anaknya dengan sabar.
Yang tertawa dan bercengkrama  dengan keluarga.
Masih banyak kelebihan-kelebihan yang lain dari seorang bidadari dunia. Bidadari dunia yang membuat cemburu bidadari surga.

Ibu

Goresan ini mungkin takkan berarti apa-apa dibandingkan pengorbananmu
Tak jua dapat membalas jasa-jasa luar biasamu,
Ibu... tak terhitung berapa besar usahamu, berapa banyak keringat beserta air matamu yang kau teteskan saat mengurusku dari janin tak berbentuk hingga aku dewasa.
Dirimu adalah bidadari terindah yang dengan senyum dan kata bijakmu menasehatiku ketika aku salah.
Engkau marah ketika aku lupa akan Allah
dan Ibu... begitu diri ini lemah jika berhadapan denganmu.
Ibu... tak ada yang dapat membalas kasihmu, walaupun seluruh harta yang kukumpulkan sepanjang hayat aku berikan kepadamu.
Tak mampu kubalas pengorbananmu saat kau pertaruhan nyawamu hanya untukku.
Lembutnya jemarimu saat membelaiku dan nyanyian indah saat meninabobokanku.
Dan tak mampu kubalas perhatianmu saat kau rela tak tidur, demi menjagaku ketika aku sakit.
Kecemasanmu akan kehidupanku.
Ibu... sungguh indah impianmu terhadapku, terdengar dari doa-doa di setiap sholatmu.
Kau ingin aku menjadi anak yang sholeh.
Kau ingin aku menjadi anak yang sukses.
Bahkan kau doakan juga keluargaku yang baru.

Ibu..
terkadang  aku lalai akan tugasku sebagai anakmu...Aku lupa akan pengorbananmu ketika kusibuk dengan usahaku.
Maafkan aku Ibu.. diri ini belum mampu membahagiakanmu.
Diri ini masih sering menyakitimu dan sering lupa akan jasa besarmu.
Sungguh besar kedurhakaanku padamu..
Walaupun setiap tetes air mata aku jatuhkan di setiap doaku untukmu..
Tak sebanding dengan doamu terhadapku
Dan tak bisa pula doaku meruntuhkan dosa-dosaku terhadapmu.
Terima kasih Ibu atas pengorbananmu, kasih sayangmu dan waktu yang telah kau curahkan untukku.

Ketika aku sendiri dan jauh darimu..
Tahukah engkau betapa aku rindu kepadamu
Aku rindu mendengar suaramu
Menatapmu dan mencurahkan segala hatiku kepadamu.
Ibu..aku rindu belaianmu dan pijitanmu di pundakku.
Aku rindu senyummu dan aku ingin memanjakan diri ini dan tidur dipangkuanmu.
Aku cinta padamu Ibu...
Aku sayang padamu Ibu..
I Love you mom... Thanks for everything you've given for me. :)

Tuesday, April 19, 2011

Coretan 1

Iri banget saat buka fb melihat foto-foto teman yang sudah di wisuda, "aku kapan ya???"
Pastinya aku ngga bakal jawab "may"...may be YES or may be NO, yaaaah coz life must goon and nothing impossible, kata bu Eni Rosnija dosenku, kalo kita menjawab dengan may be, it means we are unsure about our self. I think She's right. Thanks Mom.

Ayoo nana semangat!!! Cepat selesai kuliah, cepat Nikah..
Halah... kok jadi nikah sih. Tapi suer..we kewer..kewer.. tujuanku menyelesaikan kuliah agar dapat SIM, bukan Surat Ijin Mengemudi tetapi Surat Ijin Menikah dari ortu, hehehe..
Tapi kata kakakku yang paling sibuk cariin adiknya jodoh ini, walau ngga setuju Aku nikah muda tapi yang paling gencar ya kak Evi (khawatir kali ya.karena aku anak bungsu dan masih lugu hahaha.),  semua deh ditawarin dari yang statusnya masih mahasiswa, adik temannya sampai kawannya sendiri.

Boleh..boleh..asal selesaikan dulu kuliahnya..
Karena SIM baru keluar kalo sudah di wisuda.

Monday, April 18, 2011

Mar'ah Sholihah

"Ad-dunya mata'un wa khaira mata'iha al mar'atush-shollihah", dunia adalah sebuah perhiasaan dan perhiasan yang terindah adalah wanita sholihah. 

Menjadi wanita sholihah adalah pilihan. Pilihan yang hanya dapat diambil oleh wanita-wanita yang tsiqoh akan agamanya. Wanita yang akan menjadi bidadari dunia yang sangat dicemburukan oleh bidadari-bidadari surga yang bermata jeli. Ma'rah sholihah adalah wanita perhiasan termahal. Wanita yang nantinya akan mencetak bibit-bibit unggul yang siap menjadi jundiLlah, menegakkan agama Allah.
Mar'ah sholehah adalah impian setiap pria... karena bersamanya akan diraih surga. Tapi apakah masih ada mar'ah sholehah dijaman yang serba edan ini. Di jaman yang wanitanya sibuk mempercantik diri dengan perhiasan jahilliyah. Di jaman emansipasi yang akhirnya menuntut untuk lebih tinggi dari laki-laki sehingga mendurhakai suami. Naudzubillah...
Wanita sholihah bukanlah wanita yang cantik fisiknya karena baginya kecantikan itu adalah akhlaknya. Iya rela menjaga mata, lisan dan hatinya. Menjaga diri untuk suaminya. Wanita sholihah bukanlah wanita kaya yang mempunyai harta karena hartanya adalah agamanya.Baginya kehidupan surga lebih baik dari dunia yang fana.
Sedih..ketika melihat wanita-wanita yang rela disentuh oleh bukan muhrimnya, memeluk mereka dikendaraan roda dua dengan pakaian minim yang aku yakin harganya lebih mahal dari pakaian yang bisa menutup auratnya. Tapi mengapa aurat menjadi begitu murah? Hanya dihargai sebuah pujian "cantik" atau kata-kata gombal oleh laki-laki yang mungkin belum tentu menjadi pendampingnya. Belum lagi dengan bangganya mereka berlomba menghias diri dan berlenggak-lenggok berkeliaran didepan laki-laki yang mempunyai seribu imajinasi. Ingatkah mereka dengan perkataan suci dari Rasulullah:

“Ada 2 macam penghuni Neraka yang tak pernah kulihat sebelumnya; sekelompok laki-laki yang memegang cemeti laksana ekor sapi, mereka mencambuk manusia dengannya. Dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang, sesat dan menyesatkan, yang dikepala mereka ada sesuatu mirip punuk unta. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya. Sedangkan bau surga itu tercium dari jarak sekian dan sekian” (H.R. Muslim).

Jangankan untuk masuk kedalam surga, untuk mencium baunya saja kita tidak bisa. Sedangkan angan-angan akan terus berjalan selagi kita terus terpesona dengan silau dunia. Kata "nanti" untuk perubahan adalah biasa kita ucapakan bahkan ketika memutuskan diri untuk berjilbab. Kesiapan bukanlah suatu alasannya karena yang terpenting adalah langkah awal untuk memulai. Selanjutnya akan berubah membaik beriiring jalannya waktu. 

Mar'ah sholihah adalah pilihan, dan untuk menggapai itu diperlukan perjuangan. Perjuangan bukan berarti kita langsung WAH berubah, tetapi perjuangan yang sedikit demi sedikit tetapi rutin.Setiap hari adalah perbaikan diri, tulisan ini tidak bermaksud untuk menggurui. Ini hanyalah muhasabah buatku dan semoga bermanfaat untukmu. Semoga kitalah mar'ah sholihah itu.

Seberapa bermafaatkah aku?

*sebuah muhasabah diri
Diriwayatkan dari Jabir berkata,”Rasulullah saw bersabda,’Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Thabrani dan Daruquthni)
Anak kecil selalu menjadi inspirasi dan cermin bagi kita yang lebih tua. That’s why Aku suka banget sama anak kecil and I do love my nephews duo F uno R, Fatir and Faza  panglima serdam dan Ridho panglima Pemda. Walau setiap hari harus buang suara melihat tingkahnya (baru-baru ini melukis spongebob dikamar…). Tapi sepi juga ngga ada mereka di rumah.
         Tulisan ini terinspirasi dari sebuah pertanyaan yang diajukan Ridho kepada Mamanya, “Ido ni berguna nda mak?”A Simple question but difficult to answer. Kakakku hanya bisa tersenyum dan menjawab “Kalo Ido nda berguna, mengapa mamak melahirkan ido?
          Tercengang mendengar pertanyaan keponakan yang satu ini, yang juga membuatku pertanya sudah bergunakah diri ini? Seberapa besar manfaat yang sudah kita berikan kepada keluarga kita orang-orang terdekat disekitar kita dan saudara kita sesama muslim. Kita pasti sudah hafal diluar kepala sebuah hadist yang mengatakan sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya.
            Mungkin, kita pernah merasa menjadi orang yang tak berguna, tidak diperlukan dan tidak penting.  Yah..perasaan dimana kita tidak bisa melakukan apa-apa ketika tahu ada saudara kita yang memerlukan bantuan.  Seandainya saja…,jika dulu…, atau mengapa…? Adalah kalimat yang sering kita ucapkan pada kondisi merasa diri tidak berguna atau tidak penting. Kita terus saja mengeluh dan berandai-andai mengapa kita tidak bisa membantu saat kita benar-benar dibutuhkan.
          Sebenarnya tidak ada salah ketika kita mengeluh saat kita kecewa ketika tidak bisa membantu orang lain. Mengapa? Karena disitulah momentum untuk kita melakukan muhasabah diri. Apakah kita sadar bahwa dengan mengatakan hal-hal tersebut telah membuat kita maju satu langkah, yaitu kita harus mengubah diri kita untuk menjadi lebih bermanfaat. Sebuah sympathy dan empathy terhadap keadaan.   Sebuah awal jika kita dapat memanfaatkannya sehingga kita dapat bermanfaat. Moment dimana kita merasa tidak berguna dan menjadikannya semangat baru.  Pertahankan semangat itu, jangankan biarkan lemau seperti kerupuk. Yaitu dengan membenarkan kata-kata kita. Memanusiawikan sifat ketika diri merasa tak berguna. Selagi sempat, masih ada waktu manfaatkanlah moment-moment dimana kita merasa tak berguna. Karena moment-moment itu akan membawa kita menjadi lebih baik dan berguna.
            Momen itulah yang membuat kita kembali bersemangat untuk mengerjakan impian. Tanggapilah dengan benar moment tersebut.. Dan jangan terus hidup dalam bayang-bayang masa lalu tapi jadikan masa lalu bayangan pendorong untuk hidup lebih baik. Dan pikirkan hari disaat engkau masih bisa bernafas. Hari ini dan esok.